
Selama pertandingan sepak bola sekolah, regu pemandu sorak memberontak melawan kaptennya, Ryo, dan mengancam untuk mundur. Untuk menjaga kesatuan pasukannya, Ryo menerima tantangan dari anggota pasukannya. Tantangan pertama adalah tetap bersorak dengan sempurna sambil menyimpan mainan seks di dalam dirinya sepanjang waktu. Namun, tantangannya semakin buruk. Ryo dilecehkan secara seksual oleh regu pemandu sorak. Dia terpaksa menyetujui seks berkelompok dengan tim rugby. Akankah Ryo mampu menyelesaikan tantangannya? Akankah dia mampu menjaga kesatuan tim dan tetap menjadi kapten?