
Tahun terakhir sekolah menengah selalu menjadi saat untuk melihat ke depan dan ke belakang. Sebelum Anda menjalani masa depan, cerah dan menakutkan secara bergantian. Di balikmu tersimpan kenangan, baik bahagia maupun sedih. Dan entah bagaimana, dalam waktu satu tahun, Anda harus merekonsiliasi keduanya dan memutuskan ke mana arah hidup Anda. Bagi Wakana Sakai yang sudah mulai belajar musik, inilah saatnya menghadapi tragedi yang membuatnya meninggalkan jalan tersebut. Bagi Sawa Okita, ini tentang mimpinya menjadi pembalap profesional. Dan bagi Konatsu Miyamoto, ini tentang menyatukan teman-temannya melalui keajaiban sebuah lagu. Bisakah sesuatu yang sederhana seperti pembentukan klub paduan suara benar-benar membantu mengatasi rasa sakit dan kepedihan yang timbul seiring pertumbuhan? Bisakah musik menyatukan orang-orang meskipun ada perbedaan? (Sumber: Karya Film Sentai)