
Film kedua dalam adaptasi duologi Haikara-san ga Tooru. Pada pergantian abad ke-20 Jepang, periode yang ditandai dengan meluasnya inovasi dan restrukturisasi sosial, Benio Hanamura berupaya membawa modernisasi ke tingkat yang lebih tinggi. Karena sifatnya yang tomboi, Benio menentang gagasan tradisional bahwa perempuan harus mengurus rumah—melayani suami daripada mengejar impian mereka sendiri. Nilai-nilainya sebagai wanita modern mendapat kecaman karena pria yang mendukung kemerdekaannya, Letnan Shinobu Ijuin, hilang dalam aksi. Muncul kembali di Jepang, Shinobu telah kehilangan semua ingatan akan identitas aslinya. Dalam sekuel menakjubkan ini, akankah Benio dapat berhubungan kembali dengan Shinobu sebelum dia menikah dengan pria baru? (Sumber: Sebelas Seni)